Sabtu, 07 Februari 2015

sedingin es


mungkin dia..
yang telah mencuri hatiku
mungkin telah lama
tanpa ku sadari
dan aku baru menyadarinya
saat semua akan berakhir

dengan tatapan beku
aku menatapnya
sikapku..
yang sedingin es kepadanya...
karena itu aku merasa bersalah kepadanya

dan senyumannya
sehangat mentari pagi
yang telah membuat diriku meleleh
dia bagaikan sang mentari
yang menyinari hari

dan saat malam tiba
aku kehilangan dirinya
akankah sang mentari terbit lagi?
aku tak tau..

dan..
akankah sang mentari terbit lagi?
terbit untuk kedua kalinya?
akankah ada kesempatan lagi?
kesempatan kedua kalinya?
mungkin tidak.....
karena sang waktu tak bisa diulang
ataupun dimundurkan
dan itu telah menimbulkan..
penyesalan yang tak berujung

sang pencuri hati
maafkan aku baru menyadarinya
dan biarlah penyesalan ini
sebagai penebus kesalahanku..
padamu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar