sedingin
es
yang
telah mencuri hatiku
mungkin
telah lama
tanpa
ku sadari
dan aku
baru menyadarinya
saat
semua akan berakhir
dengan
tatapan beku
aku
menatapnya
sikapku..
yang
sedingin es kepadanya...
karena
itu aku merasa bersalah kepadanya
dan senyumannya
sehangat
mentari pagi
yang telah
membuat diriku meleleh
dia bagaikan
sang mentari
yang menyinari
hari
dan saat malam tiba
aku kehilangan dirinya
akankah sang mentari terbit lagi?
aku tak tau..
dan..
akankah sang mentari terbit lagi?
terbit untuk kedua kalinya?
akankah ada kesempatan lagi?
kesempatan kedua kalinya?
mungkin tidak.....
karena sang waktu tak bisa diulang
ataupun dimundurkan
dan itu telah menimbulkan..
penyesalan yang tak berujung
sang pencuri hati
maafkan aku baru menyadarinya
dan biarlah penyesalan ini
sebagai penebus kesalahanku..
padamu
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar